Rabu, 01 Agustus 2012

Perbedaan Mesin Drag dan Road Race

Drag bike dan Road race dua kejuaraan motor yang sangat bergengsi di Indonesia ataupun dunia, Apalagi sekarang banayak Promotor menggelar Kejurnas balap di banyak daerah daerah kecil yang berpotensial kalau dulu sich Kejurnas sering di adakan di kota-kota besar seperti: Jakarta, Jogja dan Surabaya yang seringkali menggelar Kejurnas.
Bahkan sekarang banyak event balap yang diadakan membuat animo masyarakat meningkat dan khusunya para Remaja yang terkesima melihat motor-motor balap, dan pastinya mereka kepengen memiliki tunggangan Motor se Gahar motor-motor balap di ajang Drag bike maupu Road race.
Tetapi taukah kalian bahwa Motor yang turun di dua ajang balap Drag bike ataupun Road race memiliki perbedaan seperti karakter Mesin ataupun Rangka yang mereka gunakan.
Nach... Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan pada kalian perbedaan karakter Mesin yang di gunakan pada ajang Drag dan Road race. Saya akan menjabarkan pada kalian Perbedaan Mesin yang digunakan pada Kedua Motor balab tersebut, silakhan kalian simak di bawah ini :

  • MESIN
  1. Drag bike
Pada ajang Drag bike mesin Motor menjadi Kunci Utama meraih kesuksesan di ajang Kebut. Karena mesin merupakan sumber dari tercipatnya Kecepatan dan Kecepatan merupakan faktor utama untuk motor Drag bike, Bahkan kadang-kadang Faktor Safety ( keselamatan ) untuk para Joki menjadi nomor 2, mereka tidak memakai Pakaian balap lengkap karena dapat menambahkan Beban pada motor dan mengurangi Kecepatan motor. kebanyakan korekan Mesin pada motor ajang Drag bike di buat se Ekstrim mungkin seperti :

-  Posisi seher pada saat posisi Top dibuat Rata dengan Kubah Cyilinder head demi mendapatkan Kompresi dan tenaga yang besar.
-  Memakai / menganibal Part milik Motor lain yang memiliki ukaran lebih besar bahkan bisa 2x lipat besarnya dari ukuran standart bawaan motor. cth : Blok mesin jupiter z yang memiliki diameter untuk Seher 110cc di buat menjadi 200cc dengan memakai seher milik motor Scorpio, dll.
 Ubahan-Ubahan yang dilakukan di atas untuk motor ajang Drag bike sudah biasa dilakukan para mekanik Drag bike untuk membuat Pacuanya berlari Sekencang-kencangnya di lintasan balap, tetapi bukanya tanpa resiko Ubahan-ubahan Ekstrim pada mesin Drag bike secara otomatis Dapat mengurangi Usia motor ataupun Mesin Jebol. Tapi Resiko-resiko tersebut bukan masalah besar Bagi motor Drag bike, karena lintasan/Sirkuit yang di pakai pada ajang drag bike Hanya 201 Meter.

 2.  Road Race

Pada ajang Road race Mesin motor dibuat tidak hanya memiliki Kecepatan yang tinggi tetapi juga ketahanan mesin yang bagus, karena Sirkuit untuk ajang road race begitu panjang dan juga berkelok-kelok, berbeda dengan Pacuan Drag bike yang hanya digunakan pada lintasan  yang lurus 201 meter.
karena pada motor Road race tidak hanya harus memiliki kecepatan tetapi juga ketahan Mesin agar bisa melewati garis finish, Ubahan yang dilakukan pada mesin tidaklah se Ekstrim motor Drag.
Berikut ubahan-ubahan yang biasa di aplikasikan pada motor Road race :

- Posisi seher dibuat mendem antara 0,5-0,8 mm dengan posisi ujung Cylinder head, agar Ketahanan mesin terjaga. Dengan adanya jarak antara seher posisi Top dengan ujung Cylinder head dapat mengurangi Getaran yang terjadi pada saat mesin di Geber pada Rpm tinggi.

  •  RANGKA / SASIS
  1. Drag Bike.
 Tidak hanya mesin yang di buat Ekstrim di ajang Drag bike tetapi Rangka/Sasis motor juga dibuat Ekstrim agar Bobot Motor menjadi Ringan dan juga Memiliki Aerodinamis yang baik, Karena lintasan Drag bike berbentuk Lurus biasanya Sasis motor Drag di buat cenderung  lebih Merunduk dan memanjang, agar memiliki daya gravitasi yang cukup dan juga mengurangi benturan dengan angin yang dapat menghambat laju motor.
berikut ubahan-ubahan Rangka yang dilakukan pada Motor drag bike :
-  Memotong bagian yang tidak diperlukan.
-  Mengganti diameter Pipa Rangka dengan ukuran pipa yang berdiameter lebih kecil.
-  Mengganti Tangki Bensin dengan Ukuran yang lebih kecil biasanya cuma nampung 1,5 liter bensin.


 Bahkan sekarang udah ada Sasis Drag yang terbuat dari bahan Titanium dan Alumunium yang memiliki Bobot sekitar 7,5-15 Kg. Selain untuk Mengurangi bobot Motor ubahan di bagian rangka Drag bike juga agar memudahkan Joki untuk mengambil posisi yang baik saat start dan balapan.
 
   2.  Road Race

Sedangkan disain Sasis untuk motor Road race cenderung apa adanya dan minimalis karena Motor yang di gunakan untuk ajang Road race tidak hanya melewati Lintasan lurus tetapi juga berkelok-kelok jadi biasanya mekanik Cukup merubah posisi Duduk Joki nya dan sedikit bagian sasis.

 

Karena pada motor Road race lebih Cenderung harus memiliki Kelincahan dan keStabilan  biasanya mekanik lebih banyak bermain di sekitar Shocbraker dan juga Stabilizer untuk menunjang rangka Standart pabrik.
Kan disain Rangka bawaan motor pabrik  dibuat oleh Insinyur Top dan juga Percobaan berkali-kali jadi udah pasti Rangka bawaan Motor pabrik memiliki kempuan yang baik untuk memecah Angin dan Meliuk-liuk di lintasan Race.


0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More